Eksplorasi Air Tanah dan Pengeboran

Share This
Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
5/5

Eksplorasi Air Tanah dan Pengeboran

Investigasi Bawah Permukaan Untuk Eksplorasi Air Tanah

Air tanah menjadi kebutuhan pokok untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Menurut data BPS tahun 2016 persentase penggunaan air tanah untuk konsumsi rumah tangga mencapai 42.46 % dari total keseluruhan. Sehingga air tanah menjadi kebutuhan yang penting untuk memenuhi kegiatan rumah tangga untuk penggunaan air besih sehari-hari.

eksplorasi air tanah

Beberapa daerah di Indonesia memiliki masalah untuk air tanah, seperti kesulitan mencari air tanah. Pada musim kemarau umumnya air tanah turun, sehingga menyebabkan sumur menjadi kering. Perlunya diketahui posisi kedalaman air tanah tersebut termonitor dengan baik. Sehingga air tanah dapat teratur dengan managemen eksploitasi air tanah, dengan memperhatikan recharge air tanah tersebut. Untuk melakukan hal tersebut perlunya diketahui kondisi bawah permukaan termasuk diantaranya kondisi geologi, kondisi akuifer, dan faktor-faktor lainnya.

eksplorasi air tanah

Metode Geolistrik 

Geolistrik adalah Metode resistivitas (tahanan jenis) merupakan salah satu metode geofisika yang digunakan untuk mendapatkan gambaran struktur bawah tanah dengan parameter observasi sifat kelistrikan bumi.

Metode ini menjadi salah satu metode yang powerfull untuk eksplorasi air tanah (ground water exploration) karena metode ini dapat memetakan kondisi bawah permukaan seperti akuifer berdasarkan respon sifat kelistrikan. Akuifer sensitif terbaca oleh geolistrik karena terdapat sifat akuifer yang terisi air memiliki respon resistivitas (tahanan jenis) yang rendah. Sehingga dapat dibedakan antara akuifer dan non akuifer.

eksplorasi air tanah

Metode geolistrik terdapat beberapa metode akuisisi yaitu sounding 1D atau Eletrical Resistivity Tomografi (ERT) 2D. pemilihan metode tersebut tergantung kondisi area pengukuran dan target akuifer. Jika akuifer dalam maka akan lebih efektif menggunakan sounding 1D, Namun jika area pengukuran memiliki litologi yang kompleks, akan lebih efektif menggunakan ERT.

eksplorasi air tanah

Untuk membangun model hidrogeologi, metode geolistrik sounding ataupun ERT dapat dikombinasikan dengan metode self potential (SP). Metode SP dapat menginterpretasikan area infiltrasi air tanah. Sehingga kombinasi keduanya dapat mengetahui posisi air tanah, volume air tanah, dan area infiltrasi air permukaan masuk kedalam air tanah.

Benefit Geolistrik:

  1. Akurat dalam memetakan struktur geologi bawah permukaan
  2. Merupakan metode ramah lingkungan
  3. Sangat sensitif untuk eksplorasi bahan yang konduktif (air, bahan galian logam, dll)  
  4. Metode Insitu
  5. Dapat menggambarkan area yang luas dalam waktu singkat
  6. Biaya survey yang ekonomis
  7. Dapat mencapai penetrasi sampai ratusan meter

Hubungi Kami Untuk Penawaran/Konsultasi