Blogs

Cara Melakukan Pengukuran Jalan dengan Theodolit

pengukuran jalan

Daftar isi

Berbagai rencana dalam bidang teknik seperti pengukuran jalan raya, kereta api, irigasi, daerah industry, dan perumahan membutuhkan referensi berupa berbagai data seperti lokasi, karakteristik lokasi dan sebagainya. Hal-hal yang berhubungan dengan lokasi tentunya memiliki hubungan dengan luas yang hendak dikelola. Penentuan luas lokasi dilakukan oleh jasa geolistrik dengan mengadakan pengukuran. Untuk wilayah yang tidak luas, pengukuran dapat dilakukan dengan menggunakan patok dan meteran saja. 

Tetapi jika pengukuran yang hendak dilakukan mencapai puluhan, ratusan, bahkan ribuan meter maka peralatan yang dibutuhkan harus dapat mencapai jarak tersebut dan biasanya alat tersebut sudah termasuk canggih misalnya theodolit. Metode pengukuran juga penting untuk diperhatikan ketika hendak melakukan pengukuran. 

Cara Pengukuran Jalan dengan Theodolit 

Pengaturan Theodolite 

Langkah 1 

Temukan sepetak tanah tingkat dengan lapangan pandang yang bagus di tengah lahan yang akan diukur. 

Langkah 2 

Perpanjang kaki tripod sehingga theodolite akan berada pada tingkat yang nyaman untuk digunakan, sejauh mungkin (kebanyakan tripod theodolite akan memiilki mekanisme yang akan mengunci mereka ketika mereka mencapai pemisahan dan ekstensi maksimal) dan tempelkan ujung kaki ke tanah. 

Langkah 3 

Sesuaikan tiga sekrup pengatur pada dasar theodolite sehingga rata. Tingkatan sekrup yang dipasang pada theodolite akan memberikan gambaran bidang yang sejajar pada anda. 

Langkah 4 

Sejajarkan tingkat panjang dengan dua dari tiga sekrup serta mengatur ulang dengan kedua sekrup tersebut untuk mencapai tingkat yang lebih akurat pada sumbu tersebut kemudian putar theodolite 90 derajat pada alasnya dan sesuaikan dengan menggunakan sekrup ketiga. 

Baca Juga ini:  Jual Total Station Termurah di Indonesia

Langkah 5 

Lepaskan kedua klem pengatur horizontal (biasnaya kenop besar pada kedua sisi theodolite, sedikit diimbangi secara vertical). 

Langkah 6 

Sejajarkan bagian atas teodolit dengan tanda pada cincin di antara kedua sisi yang terhubung ke klem horizontal kemudian kunci klem atas. 

Langkah 7 

Membuka penutup lensa pada sisi teodolit dan lihatlah lewat lensa mata kecil. Anda akan melihat tiga jenis skala yaitu penyesuaian horizontal, vertical dan halus. Menggunakan tombol penyesuaian pada bagian atas theodolite untuk menyesuaikan tanda dengan 0’ 00” (0 menit dan 0 detik dari busur). 

Langkah 8 

Jasa survey georadar menggunakan tombol penyesuaian horizontal atas untuk menyelaraskan garis tunggal yang anda lihat dalam ruang lingkup pada bagian bawah skala horizontal tepat pada antara garis ganda yang terletak di bawah angka 0. 

Langkah 9 

Buatlah garis referensi dengan Menyusun theodolite secara horizontal dengan tengara tinggi dalam tampilan yang mudah. Bukalah kunci klem bawah untuk membuat rotasi ini, meluruskan pandangan dengan tengara dan kunci klem bawah lagi. Pengukuran horizontal akan tetap nol. Mulai sekarang hanya kendurkan klem atas untuk membuat penyesuaian horizontal. 

Survey Pengukuran Jalan

No Tujuan Survey Pengukuran Jalan
1Menentukan posisi sembarang bentuk yang berbeda di atas permukaan bumi 
2Menentukan letak elevasi segala sesuatu yang berbeda di atas atau di bawah suatu bidang yang berpedoman pada permukaan air laut rata-rata 
3Menentukan bentuk/relief permukaan tanah serta benda-benda yang ada di permukaan tanah 
4Mennetukan panjang, arah/sudut, koordinat suatu titik dari titik lainnya yang ada pada permukaan bumi serta menghitung luas daerah yang telah dibatasi suatu area tertentu 

Pengukuran dengan Menggunakan Theodolit 

Langkah 1 

Bukalah kunci penjepit horizontal atas dan putar theodolite hingga panah di tempat yang kasar berbaris dengan titik yang ingin anda ukur kemudian kunci klem. Anda bisa menggunakan adjuster horizontal atas untuk menyelaraskan obyek antara dua lampu vertical dalam penglihatan. 

Baca Juga ini:  MASW Untuk Kestabilan Tanah

Langkah 2 

Lihatlah melalui lensa mata kecil dan gunakan tombol penyesuaian halus untuk mendapatkan garis horizontal tepat dengan obyek anda. Derajat dari referensi anda diukur pada skala derajat horizontal, menit dan detik pada skala penyesuaian halus (misalnya 30 derajat 10’30”). 

Langkah 3 

Bukalah kunci penjepit vertical serta lihat melalui penglihatan sambil memindahkan theodolite naik turun untuk menemukan titik yang tepat secara vertical pada obyek anda yang ingin anda ukur. Kuncilah klem dan gunakan tombol penyesuaian vertical halus untuk mendapatkan perbaikan tepat pada titik yang anda pilih. 

Kemudlian lihatlah melalui eyepiece kecil dan bacalah derajat, menit serta detik dari skala vertical dan skala penyesuaian halus seperti yang anda lakukan untuk skala horizontal. Jika obyek anda tinggi maka anda harus melakukan penyesuaian horizontal kasar lebih dahulu kemudian lakukan pengukuran vertical dan sesuaikan untuk pengukuran horizontal akhir. 

Kedua koordinat ini memberikan sudut yang tepat antara referensi anda dan titik minat anda namun anda bisa mengukur sudut antara dua titik dengan membandingkan dua pengukuran atau dengan menetapkan titik pertama sebagai referensi.  Jika anda ingin melakukan pengukuran jalan, anda bisa menggunakan jasa konsultan geofisika. 

FAQ 

Apa tujuan dari ilmu ukur tanah? 

-Ilmu ukur tanah secara praktis memiliki tujuan menggambarkan bayangan sebagian atau seluruh permukaan bumi ke dalam suatu kertas yang disebut dengan peta. Ilmu ukur tanah memiliki tujuan menentukan bentuk bumi. 

Baca Juga ini:  Multichannel Analysis Surface Wave (MASW) untuk Mengetahui Daya Dukung Tanah
Apa tujuan pekerjaan survey secara umum? 

-Menentukan posisi sembarang bentuk yang berbeda di atas permukaan bumi. Menentukan letak ketinggian (elevasi) segala sesuatu yang berbeda di atas atau di bawah suatu bidang yang berpedoman pada bidang permukaan air laut tenang. 

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data
Informasi
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data

Permukaan jalan yang terlihat mulus belum tentu mencerminkan kondisi struktur di bawahnya. Ketebalan perkerasan dapat berubah sepanjang ruas, sementara rongga, rembesan air, atau utilitas tersembunyi belum tentu meninggalkan tanda yang jelas di permukaan. Federal Highway Administration menjelaskan bahwa ground penetrating radar dapat mengevaluasi anomali bawah perkerasan, termasuk indikasi rongga pada

Baca »
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung
Informasi
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung

Permukaan tanah yang terlihat kosong belum tentu bebas dari pipa, kabel, atau rongga. Tantangannya, kemampuan alat untuk mendeteksi objek tersebut sangat bergantung pada kondisi tanah. Referensi teknis U.S. Environmental Protection Agency menunjukkan bahwa penetrasi radar dapat berkisar dari kurang dari satu meter pada lempung konduktif hingga puluhan meter pada material

Baca »
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan
Informasi
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan

Kabel bermasalah tidak selalu menunjukkan kerusakan dari luar. Konduktor dapat terputus di dalam isolasi, sambungan dapat berubah karakteristiknya, atau hubungan singkat dapat muncul pada bagian yang sulit dijangkau. Membongkar seluruh jalur tentu bukan langkah awal yang efisien. Menariknya, teknisi dapat memeriksa kondisi kabel dengan membaca pantulan sinyal listrik. Pantulan dari

Baca »
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel
Informasi
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel

Layar sudah menampilkan lokasi gangguan kabel, tetapi titik pemeriksaan ternyata tidak sesuai. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari pengaturan velocity factor yang kurang tepat. Megger, produsen instrumen pengujian listrik, menyebut kesalahan pengaturan ini sebagai salah satu penyebab hasil jarak gangguan yang tidak akurat. Hal tersebut terjadi karena TDR (Time Domain

Baca »
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya
Informasi
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya

Kabel yang mengalami gangguan tidak selalu rusak tepat di bawah lokasi bekas galian atau sambungan terdekat. Pada jaringan bawah tanah, titik kerusakan bisa berada jauh dari indikasi awal. Bahkan, hasil pengukuran jarak yang sudah cukup baik masih membutuhkan konfirmasi di lapangan sebelum tim menggali. Panduan teknis Megger menjelaskan bahwa pralokasi

Baca »
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar
Informasi
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar

Sebelum melakukan coring, pengeboran, atau pemotongan beton, penting untuk mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Tulangan, kabel pascatarik, dan pipa conduit yang luput dari pemetaan dapat menghambat pekerjaan, merusak elemen struktur, bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, jasa scanning beton dengan GPR membantu memetakan objek dan anomali di dalam

Baca »