Blogs

Perbedaan Detektor Logam, Cable & Pipe Locator, dan Magnetic Locator

Perbedaan Detektor Logam dan Cable & Pipe Locator

Daftar isi

Seperti yang kita ketahui, berbagai utilitas bawah tanah itu dapat dideteksi dengan alat yang disebut cable & pipe locator. Tetapi, banyak orang yang salah kira kalau itu adalah detektor logam.

Nah, cable & pipe locator ini akan memancarkan sinyal melalui transmitter ke dalam tanah dan mencatat sinyal yang dipantulkan oleh utilitas bawah tanah.

Ini kelihatannya mirip dengan penggunaan detektor logam yang sering kita lihat di media. Lalu, apakah fungsi mereka sama?

Detektor Logam

Sebelum mengetahui perbedaan keduanya, mari kenali dulu apa itu detektor logam. 

Alat deteksi logam atau metal detektor adalah alat yang mendeteksi logam dengan memancarkan gelombang elektromagnetik ke dalam tanah.

Detektor logam biasanya digunakan untuk mencari barang-barang logam seperti koin, paku, perhiasan, dan masih banyak lagi.

Fungsi detektor logam sendiri paling dibutuhkan untuk para penjelajah yang menggunakannya sebagai hobi untuk mencari barang yang hilang atau barang antik.

Selain itu, alat detektor logam juga diperlukan untuk memisahkan logam dari bahan makanan atau plastik sebelum produksi. 

Juga, detektor logam sangatlah krusial untuk jelajah arkeologi.

Selain Itu, Ada Magnetic Locator

Selain adanya detektor logam dan cable & pipe locator, ada juga yang namanya magnetic locator.

Bedanya, magnetic locator menggunakan magnet untuk mendeteksi logam. Alat magnetic locator akan mengukur distorsi medan magnet yang mengelilingi benda yang akan dideteksi.

Baca Juga ini:  Apa Fungsi PCMx Untuk Industri

Logam yang bisa dideteksi hanyalah logam yang mengandung besi atau bersifat ferrous.

Alasannya karena logam yang tidak mengandung besi tidak bisa menempel dengan magnet. Maka, logam-logam yang tida bersifat ferrous tidak bisa dideteksi.

Magnetic locator sendiri biasanya digunakan oleh ekskavator, surveyor, dan petugas kontruksi untuk melacak septic tank, tanki air, dan sebagainya.

Perbedaan Ketiganya

Lalu, apa perbedaan detektor logam dan cable & pipe locator? Keduanya mencari logam yang ada didalam tanah, bukan?

Perbedaannya, detektor logam bisa mendeteksi semua jenis logam, termasuk koin dan perhiasan.

Sebaliknya, cable & pipe locator, seperti Radiodetection RD8200, mengandalkan pantulan sinyal dari utilitas bawah tanah yang harus bersifat konduktif. 

Maka, keduanya memiliki fungsi yang berbeda juga. Detektor logam biasanya digunakan untuk hobi dan pencarian logam dalam skala yang lebih kecil.

Cable & pipe locator, sebaliknya, lebih luas jangkauan dan kedalamannya.

Magnetic locator berbeda dari keduanya karena benda yang bisa dideteksi hanyalah logam yang mengandung besi, sehingga rentang logam yang bisa dideteksi lebih terbatas.

Terlebih lagi, detektor logam dan cable & pipe locator menggunakan transmitter dan receiver untuk memancarkan dan menerima sinyal. Magnetic locator, sebaliknya, hanya mengukur distorsi medan magnet.

Terlihat bukan, perbedaan ketiganya?

Kesimpulan

Kesimpulannya, detektor logam, magnetic locator, dan cable & pipe locator adalah tiga alat yang fungsinya berbeda-beda.

Baca Juga ini:  GPS RTK: Metode Survey yang Akurat dan Cepat

Detektor logam bisa mendeteksi berbagai jenis logam, mulai dari koin, perhiasan, sampai ke penemuan arkeologi. 

Magnetic locator hanya bisa mendeteksi logam yang mengandung besi atau bersifat ferrous. Cable & pipe locator bisa mendeteksi utilitas bawah tanah yang bersifat konduktif.

Jadi, ketiganya memiliki fungsi masing-masing di industri konstruksi, makanan, hobi, air, gas, listrik, dan sebagainya.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cable & pipe locator, Anda bisa menghubungi Antesena Geosurvey, distributor resmi Radiodetection di Indonesia.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
jasa structural health monitoring
Informasi
Jasa Structural Health Monitoring: Layanan dan Estimasi Biaya

Setiap tahun, sejumlah kasus keruntuhan gedung dan jembatan di Indonesia terus terjadi, dan mayoritas penyebabnya bukan bencana alam, melainkan kelalaian dalam memantau kondisi struktur secara berkala. Retak kecil pada balok beton atau pergeseran pondasi yang tidak terdeteksi sejak awal bisa berkembang menjadi kegagalan struktural yang membahayakan nyawa dan menimbulkan kerugian

Baca »
jual inclinometer
Informasi
Jual Inclinometer: Pilihan Tipe Terbaik dan Kisaran Harga 2026

Pergerakan tanah sering kali tidak terlihat oleh mata, tapi dampaknya bisa fatal bagi proyek konstruksi, tambang, maupun infrastruktur besar. Keruntuhan lereng, retak struktur, dan pergeseran fondasi sering menimbulkan kerugian besar. Inclinometer membantu engineer mengenali pergerakan sejak tahap awal. Karena itu, Anda perlu memilih penyedia jual inclinometer yang memahami kebutuhan proyek.

Baca »
jual cable fault locator
Informasi
Jual Cable Fault Locator: Tipe Terbaik dan Estimasi Harga 2026

Gangguan kabel bawah tanah dapat menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah dalam satu insiden. Perusahaan telekomunikasi dan kelistrikan menghadapi risiko lebih besar karena mengelola jaringan berskala luas. Karena itu, perusahaan perlu memilih penyedia jual cable fault locator yang menawarkan alat sesuai kebutuhan jaringan. Waktu pemadaman yang berkepanjangan, biaya penggalian yang membengkak

Baca »
sistem structural health monitoring jembatan
Informasi
Sistem Structural Health Monitoring Jembatan dan Cara Kerjanya

Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi jembatan. Pengguna jalan jarang mengetahui kondisi struktur di bawah roda mereka. Retak beton, korosi tulangan, dan penurunan pondasi berkembang secara perlahan. Inspeksi visual sering menemukan kerusakan setelah kondisinya memburuk. Karena itu, pengelola aset memerlukan sistem structural health monitoring jembatan. Pendekatan ini memakai sensor dan data

Baca »
TDR untuk monitoring pergerakan tanah
Informasi
TDR untuk Monitoring Pergerakan Tanah: Kelebihan dan Risikonya

Longsor biasanya menunjukkan perubahan sebelum keruntuhan. Tim proyek sering melewatkan tanda tersebut karena sistem pemantauan kurang peka. TDR untuk monitoring pergerakan tanah membantu engineer mendeteksi perubahan di bawah permukaan lebih awal. Sistem ini menawarkan pembacaan cepat dan mendukung pemantauan jarak jauh. Engineer geoteknik sering membandingkan TDR dengan inklinometer manual. Kedua

Baca »
Informasi
Cara Mendeteksi Gangguan Kabel Bawah Tanah Secara Akurat

Gangguan kabel bawah tanah sering menjadi penyebab terhentinya operasional, tertundanya pekerjaan konstruksi, dan meningkatnya risiko saat penggalian. Masalahnya, kabel berada di bawah tanah sehingga titik kerusakan tidak dapat diketahui hanya melalui pemeriksaan visual. Kesalahan dalam menentukan lokasi gangguan dapat membuat tim membongkar area yang terlalu luas. Selain menghabiskan waktu dan

Baca »