Blogs

Cara Menghemat Biaya Operasional Dengan Deteksi Kabel dan Pipa Bawah Tanah

Pipe Locator

Daftar isi

Kebanyakan kabel listrik dan pipa gas ditanam di dalam tanah. 

Iya, jadi bukan hanya kabel yang sering kita lihat di tiang listrik saja. Ada banyak utilitas air, gas, dan listrik yang terkubur dibawah kaki kita.

Tetapi, karena setiap area selalu berkembang, terutama pembangunan dan infrastruktur, banyak proyek-proyek yang mau tidak mau harus menggali tanah. Nah, penggalian tanah ini seringkali menyebabkan kerusakan dan kecelakaan, seperti kerusakan kabel listrik tanam tanah dan pipa gas. Ini sangat berbahaya, dan dapat melukai orang-orang sekitar, bahkan menyebabkan korban jiwa.

Akibatnya, banyak proyek-proyek yang tertunda dan alhasil, lebih banyak lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk melakukan reparasi dan ganti rugi. Terlebih lagi, reputasi perusahaan bisa menjadi buruk jika terjadi kecelakaan kerja yang bisa dengan mudah dicegah.

Kalau Mengganggu proyek, Mengapa Kabel dan Pipa Masih Ditanam di Bawah Tanah?

Alasan utama utilitas-utilitas ini ditanam di tanah adalah keselamatan. Dengan menanam kabel dan pipa dibawah tanah, kita mencegah terjadinya kerusakan. Terlebih lagi, dengan ditanamnya kabel dan pipa utilitas ini, jaringan listrik, gas, air, dan sebagainya tidak akan terganggu cuaca. Makanya, kita masih bisa menikmati listrik dan air di saat cuaca terburuk sekalipun.

Lalu, Bagaimana Caranya Untuk Mencegah Terjadinya Kerusakan Ini?

Pertama, kita harus tahu dulu apa penyebab dari kerusakan-kerusakan tersebut. Pada dasarnya, kebanyakan utilitas tanam tanah itu tahan lama dan terjaga di bawah tanah. Jadi, kerusakan biasanya terjadi karena;

  • Tidak mengecek terlebih dahulu apakah ada utilitas dalam tanah
  • Belum melakukan riset terlebih dahulu
  • Staf lapangan belum terlatih
  • Belum ada arahan keselamatan yang memadai
Baca Juga ini:  Tipe-Tipe Konfigurasi Geolistrik: Schlumberger, Wenner, dan Dipole-pole

Nah, cara yang mudah dan efisiennya adalah mengecek terlebih dahulu apakah ada kabel atau pipa yang terkubur di lahan yang sedang Anda kerjakan. Untuk itu, Anda perlu mempunyai alat pendeteksi kabel dalam tanah, begitu juga untuk pipa. 

Alat pendeteksi kabel dan pipa bawah tanah ini sangat membantu kelancaran sebuah proyek karena;

  • Menghindari area yang penuh dengan utilitas tanah agar tidak terjadi kerusakan
  • Mendeteksi letak kabel dan pipa secara akurat dan terarah (seperti Radiodetection 7100 dan 8200)
  • Mencatat hasil-hasil survey yang telah dilakukan agar tidak terselip kesalahan
  • Menjaga keselamatan staf dengan memberikan notifikasi getar jika ada kabel atau pipa yang terlalu dekat
  • Mencegah terjadinya kerusakan kedepannya

Dengan keuntungan-keuntungan diatas, perusahaan Anda bisa meminimalisir tingkat risiko dan juga biaya operasional yang harus dikeluarkan. Terutama, alat-alat pendeteksi ini bisa digunakan dalam waktu lama dan menjadi investasi perusahaan kedepannya.

Alat-alat pendeteksi kabel bawah tanah dan pipe locator ini juga tidak sulit digunakan, dengan desain yang ergonomis dan software yang simpel. Dengan begitu, para staf lapangan tidak akan merasa terbebani untuk mempelajari alat yang rumit. 

Salah satu brand alat deteksi ini adalah Radiodetection. Radiodetection ini sudah terjamin kualitasnya dan diproduksi di Inggris. Anda bisa mengetahui lebih lanjut mengenai produk Radiodetection ini di halaman produk Antesena Geosurvey, distributor resmi Radiodetection di Indonesia. Bukan hanya mencari kabel putus saja, Radiodetection juga bisa melakukan survey dan laporan lapangan pada pipa, selokan, dan mencegah karat pada utilitas bawah tanah.

Baca Juga ini:  Ekskavasi: Pengertian, Fungsi, dan Perencanaannya

Apakah Setelah Menggunakan Alat Pendeteksi Kabel dan Pipa, Semua Risiko Bisa Diminimalisir? 

Belum juga. Sebelumnya, Anda juga perlu melakukan riset pada denah bawah tanah di area tersebut. Nah, tips-nya adalah, jangan mentah-mentah juga mengikuti denah tersebut. 

Pembangunan dan infrastruktur selalu berkembang, dan denah tersebut bisa saja sudah tidak relevan lagi. Bisa saja, ada penambahan kabel grounding atau pipa baru yang belum ada di denah tersebut. Maka dari itu, lakukanlah riset yang lengkap dan berkonsultasi dengan petugas listrik, air, dan gas di area tersebut. Bagusnya lagi, Anda bisa juga menggunakan Radiodetection untuk deteksi yang lebih akurat lagi.

Dengan melakukan pengecekan dan riset, risiko adanya kerusakan dan kenaikan biaya operasional bisa ditekan. Jangan lupa, perlu juga ada penyuluhan untuk semua staf lapangan untuk menjaga keselamatan dengan baik, seperti;

  • Perizinan yang tepat
  • Inspeksi saat memulai setiap shift, terjadi badai, cuaca buruk, adanya retakan, dan perubahan pada tanah
  • Sistem pelindung yang ada di semua bagian ekskavasi, seperti shoring, sloping, benching, dan shield
  • Gunakan barikade jika perlu

Kesimpulan

Kesimpulannya, dengan adanya metode pencegahan yang baik dan tepat, Anda bisa mengurangi biaya operasional yang sering muncul karena adanya kerusakan. Alat-alat pendeteksi kabel dan pipa seperti Radiodetection, riset, dan peraturan keselamatan dapat membantu Anda melangsungkan proyek yang lancar dan sesuai budget.

Antesena Geosurvey adalah distributor resmi Radiodetection, tentunya memiliki pengalaman yang mumpuni terkait Radiodetection serta Cable dan Pipe Locator.

Baca Juga ini:  Pendeteksi Gempa: Perbedaan Seismograf, Seismometer, dan Seismogram

Silakan hubungi kami:

Ruko Commpark, Jl. Raya Kota Wisata, Limus Nunggal, Bogor, Jawa Barat 16820

marketing@antesena-geosurvey.com

0878-3155-1499

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data
Informasi
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data

Permukaan jalan yang terlihat mulus belum tentu mencerminkan kondisi struktur di bawahnya. Ketebalan perkerasan dapat berubah sepanjang ruas, sementara rongga, rembesan air, atau utilitas tersembunyi belum tentu meninggalkan tanda yang jelas di permukaan. Federal Highway Administration menjelaskan bahwa ground penetrating radar dapat mengevaluasi anomali bawah perkerasan, termasuk indikasi rongga pada

Baca »
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung
Informasi
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung

Permukaan tanah yang terlihat kosong belum tentu bebas dari pipa, kabel, atau rongga. Tantangannya, kemampuan alat untuk mendeteksi objek tersebut sangat bergantung pada kondisi tanah. Referensi teknis U.S. Environmental Protection Agency menunjukkan bahwa penetrasi radar dapat berkisar dari kurang dari satu meter pada lempung konduktif hingga puluhan meter pada material

Baca »
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan
Informasi
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan

Kabel bermasalah tidak selalu menunjukkan kerusakan dari luar. Konduktor dapat terputus di dalam isolasi, sambungan dapat berubah karakteristiknya, atau hubungan singkat dapat muncul pada bagian yang sulit dijangkau. Membongkar seluruh jalur tentu bukan langkah awal yang efisien. Menariknya, teknisi dapat memeriksa kondisi kabel dengan membaca pantulan sinyal listrik. Pantulan dari

Baca »
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel
Informasi
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel

Layar sudah menampilkan lokasi gangguan kabel, tetapi titik pemeriksaan ternyata tidak sesuai. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari pengaturan velocity factor yang kurang tepat. Megger, produsen instrumen pengujian listrik, menyebut kesalahan pengaturan ini sebagai salah satu penyebab hasil jarak gangguan yang tidak akurat. Hal tersebut terjadi karena TDR (Time Domain

Baca »
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya
Informasi
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya

Kabel yang mengalami gangguan tidak selalu rusak tepat di bawah lokasi bekas galian atau sambungan terdekat. Pada jaringan bawah tanah, titik kerusakan bisa berada jauh dari indikasi awal. Bahkan, hasil pengukuran jarak yang sudah cukup baik masih membutuhkan konfirmasi di lapangan sebelum tim menggali. Panduan teknis Megger menjelaskan bahwa pralokasi

Baca »
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar
Informasi
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar

Sebelum melakukan coring, pengeboran, atau pemotongan beton, penting untuk mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Tulangan, kabel pascatarik, dan pipa conduit yang luput dari pemetaan dapat menghambat pekerjaan, merusak elemen struktur, bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, jasa scanning beton dengan GPR membantu memetakan objek dan anomali di dalam

Baca »