Blogs

Cara Menggunakan Total Station Yang Wajib Kamu Tahu!

cara menggunakan total station

Daftar isi

Total Station merupakan alat yang sangat penting dalam bidang konstruksi khususnya dalam hal pengukuran. Namun karena alat ini tidak sederhana, masih banyak yang belum tahu cara menggunakan Total Station dengan benar. Jika kamu salah satu orang yang saat ini ingin mengetahui cara menggunakan Total Station. Maka, artikel ini wajib kamu baca sampai selesai karena di sini akan kami bahas langkah-langkahnya.

Apa Itu Total Station?

Sebelum kami menjelaskan  cara menggunakan Total Station, yuk kita kenalan dulu dengan alat satu ini. Total Station adalah sebuah alat yang digunakan dalam survei dan pemetaan untuk mengukur jarak, sudut, dan elevasi dari suatu titik tertentu dengan tingkat akurasi yang tinggi. Alat ini terdiri dari teleskop elektronik yang terhubung dengan sistem pengukuran elektronik, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pengukuran dengan presisi dan efisiensi yang tinggi.

Cara Menggunakan Total Station

Seperti janji kami sebelumnya, berikut akan kami jelaskan cara menggunakan Total Station yang benar agar proses pengukuran mendapatkan hasil yang akurat:

  • Pasang Total Station (TS) di atas kepala penyuling dan kunci dengan sekrup pengunci setelah meletakkan penyuling di titik yang Anda tentukan.
  • Atur Total Station agar pas di posisi tengah dengan lensa tengah. Gerakkan kaki pengencang ke atas atau bawah agar kotak Nivo terfokus, lalu sesuaikan sekrup Nivo agar sesuai dengan tabung Nivo.
  • Periksa kembali titik tengah lensa tengah. Jika tengahnya tidak tepat, geser alas Total Station (tribrach) untuk penyesuaian.
  • Nyalakan tampilan Total Station dengan menekan tombol power (merah). Jika pembacaan sudut tidak muncul, putar teropong 90 derajat hingga berbunyi bip dan tampilan sudut muncul.
  • Buat pekerjaan baru dengan menekan tombol MENU >> JOB >> ENTER. Selanjutnya, isi nama pada JOB NAME >> ENTER >> ANG.
  • Masukkan koordinat referensi dengan menekan tombol MENU >> COGO >> ENTER. Pilih INPUT >> INPUT X,Y,Z >> Masukkan koordinat pada kolom yang tersedia >> ENTER >> Tekan ESC untuk kembali ke tampilan pembacaan sudut.
  • Tekan tombol STN (No. 7) >> KNOWN >> isi nomor pos point tool (ST), nomor pos point tool (HI), dan kode pos point tool (CD) >> ENTER >> COORD >> isi nomor alat (BS), tinggi perangkat target prisma (HT), dan kode backsight (CD) >> ENTER.
  • Arahkan prisma backsight sampai tepat di tengah, lalu tekan MSR1 dan tombol ENTER untuk mengunci koordinat.
  • Simpan secara manual dengan menekan tombol MSR1 lagi.
  • Arahkan ke target (prisma) dengan pengukuran luar biasa lalu tekan MSR2 untuk menyimpan data dengan otomatis.
  • Lihat data pemotretan dengan menekan tombol DAT (nomor 6).
  • Ulangi langkah-langkah di atas untuk pembacaan pandangan ke depan.
Baca Juga ini:  Mengenal alat Total station, fungsi, dan cara penggunaannya

Apa Saja yang Bisa Diukur Total Station?

Total Station merupakan alat yang sangat serbaguna dalam survei dan pemetaan karena dapat Anda gunakan untuk mengukur berbagai parameter secara akurat, seperti:

1. Jarak

Total Station menggunakan teknologi EDM (Electronic Distance Measurement) untuk mengukur jarak antara Total Station dan target yang Anda ukur.

2. Sudut

Total Station terlengkapi dengan sistem pendukung sudut yang memungkinkan pengguna untuk mengukur sudut horizontal dan vertikal dengan presisi.

3. Elevasi

Selain mengukur jarak dan sudut, Total Station juga dapat Anda gunakan untuk mengukur elevasi atau ketinggian suatu titik di atas permukaan tertentu, seperti ketinggian tanah atau ketinggian bangunan.

4. Koordinat

Dengan menggunakan kombinasi pengukuran jarak, sudut, dan elevasi, Total Station dapat menghasilkan koordinat titik-titik yang diukur dalam sistem koordinat tertentu.

5. Bentuk dan Dimensi

Total Station juga dapat Anda gunakan untuk mengukur bentuk dan dimensi objek yang kompleks, seperti bangunan, tanah, atau struktur lainnya.

6. Titik Kontrol

Alat ini sering digunakan menentukan titik-titik kontrol yang penting dalam survei dan pemetaan. Titik-titik kontrol ini digunakan sebagai referensi untuk pengukuran yang lebih lanjut dan untuk memastikan akurasi data.

Nah itulah penjelasan tentang cara menggunakan Total Station yang wajib kamu tahu. Sekedar informasi tambahan, jika kamu ingin membeli alat ini maka kami sarankan membelinya melalui situs https://antesena-geosurvey.com/. Anda juga dapat mengunjungi kami langsung di Ruko Commpark, Jl. Raya Kota Wisata, Limus Nunggal, Bogor, Jawa Barat 16820.

Sedang Mencari Alat Total Station Termurah dan Berkualitas? Hubungi 0815-1425-9639

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Jasa Sewa TDR: Kisaran Biaya dan Prosedur Penyewaan
Informasi
Jasa Sewa TDR: Kisaran Biaya dan Prosedur Penyewaan

Gangguan pada jaringan kabel bawah tanah sering kali baru diketahui setelah layanan terhenti dan pelanggan mengeluh. Padahal, menurut berbagai laporan industri kelistrikan dan telekomunikasi, sebagian besar downtime jaringan disebabkan oleh titik gangguan yang sebenarnya bisa dideteksi lebih awal jika teknisi memiliki alat ukur yang tepat. Salah satu alat yang paling

Baca »
Sewa Cable Fault Locator: Biaya Sewa dan Cara Pemesanan
Informasi
Sewa Cable Fault Locator: Biaya Sewa dan Cara Pemesanan

Gangguan pada jaringan kabel bawah tanah sering kali baru diketahui setelah listrik padam total atau produksi pabrik terhenti mendadak. Di sinilah cable fault locator berperan penting. Alat ini mampu memangkas waktu pencarian titik gangguan kabel dari yang tadinya bisa berhari-hari dengan cara manual, menjadi hitungan jam saja. Bagi teknisi listrik,

Baca »
Jasa Survey GPR Terpercaya untuk Proyek Konstruksi
Informasi
Jasa Survey GPR Terpercaya untuk Proyek Konstruksi

Satu titik buta di bawah permukaan tanah bisa menghentikan proyek konstruksi bernilai miliaran rupiah dalam hitungan jam. Pipa gas yang tergores alat berat, kabel listrik bawah tanah yang terputus, atau rongga tanah yang baru terlihat setelah pondasi retak, semua itu adalah skenario nyata yang terjadi ketika kondisi bawah permukaan tidak

Baca »
Kapan Harus Menggunakan TDR untuk Deteksi Gangguan Kabel?
Informasi
Kapan Harus Menggunakan TDR untuk Deteksi Gangguan Kabel?

Bayangkan sebuah gedung bertingkat tiba-tiba kehilangan koneksi internet di lantai lima, padahal tidak ada aktivitas renovasi apa pun di area tersebut. Tim teknisi sudah mengecek switch, router, bahkan mengganti seluruh perangkat aktif, namun jaringan tetap mati. Setelah dua hari mencari, ternyata sumber masalahnya sederhana yaitu kabel yang tergigit tikus di

Baca »
Cara Memilih Jasa Survey GPR yang Tepat dan Terpercaya
Informasi
Cara Memilih Jasa Survey GPR yang Tepat dan Terpercaya

Setiap tahun, tidak sedikit proyek konstruksi di Indonesia mengalami keterlambatan dan pembengkakan biaya karena satu masalah yang sebenarnya bisa dicegah, yaitu tabrakan dengan objek bawah permukaan yang tidak terdeteksi sejak awal. Pipa gas, kabel listrik bertegangan tinggi, hingga struktur beton lama kerap baru diketahui keberadaannya setelah alat berat sudah bergerak

Baca »
GPR vs Geolistrik: Perbandingan Metode Survey Bawah Tanah
Informasi
GPR vs Geolistrik: Perbandingan Metode Survey Bawah Tanah

Setiap tahun, proyek konstruksi di Indonesia mengalami kerugian besar akibat objek bawah tanah yang tidak terdeteksi sejak awal. Pipa gas tertabrak alat berat, kabel bawah tanah putus saat penggalian, hingga fondasi bangunan retak karena rongga tanah yang tidak diketahui — semuanya bermuara pada satu masalah yang sama. Penyebabnya, tim proyek

Baca »