Blogs

Geolistrik dalam Survey Geologi

Geolistrik

Daftar isi

cara kerja geolistrik

Geolistrik dalam survey geologi adalah salah satu sistem dalam geofisika, yang dikhususkan untuk mempelajari secara rinci mengenai sifat aliran listrik di dalam, dan bagaimana cara mendeteksinya di
permukaan bumi. Aliran arus listrik ini sebenarnya mengalir di dalam tanah yaitu melalui
batuan-batuan dan sangat dipengaruhi oleh adanya air tanah dan garam yang terkandung di
dalam batuan serta hadirnya mineral logam maupun panas yang tinggi.

Memilih konsultan geolistrik wajib yang memiliki izin dari Menteri ESDM Republik Indonesia berupa IUJP (Izin Usaha Jasa Pertambangan). PT Antesena sebagai konsultan eksplorasi yang tersertifikasi memiliki IUJP yang masih aktif.

Metode Geolistrik

Metode geolistrik antara lain: metode potensial diri, arus telluric, magnetoteluric,
elektromagnetik, IP (Induced polarization), geolistrik specific resistivity.


Metode geolistrik ini mempunyai akurasi yang mumpuni untuk memperkirakan sifat
kelistrikan medium atau formasi batuan bawah permukaan, terutama kemampuannya
untuk menghantarkan atau menghambat listrik. Dengan adanya metode ini kita dapat
memperkirakan sifat kelistrikan batuan bawah permukaan tanah. Untuk dapat menerapkan
metode geolistrik dengan sempurna, maka kita harus dapat mengetahui tata cara
penggunaan metode geolistrik.


Cara Kerja Metode Geolistrik


Cara kerja metode geolistrik dalam survey geologi yang sering digunakan adalah yang menggunakan 4 buah elektroda yang terletak dalam satu garis lurus serta simetris terhadap titik tengah, yaitu 2
buah elektroda arus (AB) di bagian luar dan 2 buah elektroda tegangan (MN) di bagian
dalam. Kombinasi dari jarak AB/2, jarak MN/2, besarnya arus listrik yang dialirkan serta
tegangan listrik yang terjadi akan didapat suatu harga tahanan jenis semu (‘Apparent
Resistivity’). Bila satu set hasil pengukuran tahanan jenis semu dari jarak AB terpendek
sampai yang terpanjang tersebut digambarkan pada grafik logaritma ganda dengan jarak
AB/2 sebagai sumbu-X dan tahanan jenis semu sebagai sumbu Y, maka akan didapat suatu
bentuk kurva data geolistrik. Dari kurva data tersebut bisa dihitung dan diduga sifat lapisan
batuan di bawah permukaan.

Baca Juga ini:  Eksplorasi Air Tanah dengan Geolistrik

Kegunaan Geolistrik


Kegunaan dari metode geolistrik adalah untuk mengetahui karakteristik lapisan batuan
bawah permukaan sampai kedalaman sekitar 300 m. Metode geolistrik digunakan untuk
eksplorasi diantaranya adalah:

  1. Eksplorasi Batubara
  2. Eksplorasi Geothermal
  3. Eksplorasi Mineral
  4. Konstruksi

Konfigurasi Metode Geolistrik


Metode geolistrik terdiri dari beberapa konfigurasi, misalnya yang ke 4 buah elektrodanya
terletak dalam satu garis lurus dengan posisi elektroda AB dan MN yang simetris terhadap
titik pusat pada kedua sisi yaitu konfigurasi Wenner dan Schlumberger.

Konfigurasi Wenner


Keunggulan dari konfigurasi Wenner ini adalah ketelitian pembacaan tegangan pada
elektroda MN lebih baik dengan angka yang relatif besar karena elektroda MN yang relatif
dekat dengan elektroda AB. Disini bisa digunakan alat ukur multimeter dengan impedansi
yang relatif lebih kecil.


Konfigurasi Schlumberger


Pada konfigurasi Schlumberger idealnya jarak MN dibuat sekecil-kecilnya, sehingga jarak
MN secara teoritis tidak berubah. Tetapi karena keterbatasan kepekaan alat ukur, maka
ketika jarak AB sudah relatif besar maka jarak MN hendaknya dirubah.

Konfigurasi Wenner-Schlumberger


Konfigurasi ini merupakan perpaduan dari konfigurasi Wenner dan konfigurasi
Schlumberger. Pada pengukuran dengan faktor spasi (n) = 1, konfigurasi
Wenner-Schlumberger sama dengan pengukuran pada konfigurasi Wenner (jarak antar
elektrode = a), namun pada pengukuran dengan n = 2 dan seterusnya, konfigurasi
Wenner-Schlumberger sama dengan konfigurasi Schlumberger (jarak antara elektrode arus
dan elektrode potensial lebih besar dari pada jarak antar elektrode potensial).

Baca Juga ini:  Kapasitansi dan Fungsinya Untuk Deteksi Utilitas Bawah Tanah

Konfigurasi Dipole-Dipole


Pada konfigurasi Dipole-dipole, dua elektrode arus dan dua elektrode potensial ditempatkan
terpisah dengan jarak na, sedangkan spasi masing-masing elektrode a.

Alat Geolistrik


Alat ini sangat vital dipakai pada pengukuran geolistrik, karena juga merupakan serangkaian
dari beberapa alat yang digunakan untuk mendeteksi adanya muatan listrik, air dan lain-lain
di dalam bumi. Alat-alat geolistrik ini antara lain terdiri dari:

  1. G – sound twin probe dan soil box
  2. Alat resistivitas S-Field 16 elektroda automatic multichannel
  3. IPMGEO – 4100
  4. Sonic Wave Analyser

PT Antesena Geosurvey Indonesia

Jika Anda membutuhkan jasa geolistrik dalam survey geologi, silakan hubungi kami:

Ruko Commpark, Jl. Raya Kota Wisata, Limus Nunggal, Bogor, Jawa Barat 16820

Website : www.antesena-geosurvey.com

Email: marketing@antesena-geosurvey.com

No HP: 0878-3155-1499

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Jasa Survey Topografi: Pengukuran Kontur untuk Perencanaan Lahan
Informasi
Jasa Survey Topografi: Pengukuran Kontur untuk Perencanaan Lahan

Lahan yang tampak datar belum tentu memiliki elevasi yang seragam. Peta topografi memperlihatkan bentuk permukaan melalui garis kontur yang menghubungkan titik berketinggian sama. Dengan begitu, informasi ini membantu perencana memahami kondisi medan yang sering luput saat mereka meninjau lokasi secara langsung. Bagi developer, kontraktor, dan pemilik lahan, memahami kondisi tersebut

Baca »
Biaya Jasa Geolistrik Bandung: Panduan Menyusun Anggaran Survei
Informasi
Biaya Jasa Geolistrik Bandung: Panduan Menyusun Anggaran Survei

Lahan yang tampak rata belum tentu memiliki kondisi bawah permukaan yang seragam. Badan Geologi mencatat bahwa endapan danau purba dengan lapisan lempung lunak menyusun sebagian dataran Bandung, dan lapisan itu berpotensi mengalami penurunan tanah. Karena itu, perencanaan proyek tidak cukup hanya mengandalkan pengamatan di permukaan. Bagi pemilik lahan, kontraktor, developer,

Baca »
Harga Jasa Geolistrik Air Tanah: Komponen Penawaran dan Cakupan Survei
Informasi
Harga Jasa Geolistrik Air Tanah: Komponen Penawaran dan Cakupan Survei

Lahan yang tampak sama di permukaan belum tentu memiliki kondisi air tanah yang serupa. Kajian USGS menunjukkan bahwa mineral penyusun, porositas, tingkat kejenuhan, dan konduktivitas air di dalam pori memengaruhi respons kelistrikan material bawah permukaan. Karena itu, mencari potensi air tanah membutuhkan interpretasi, bukan sekadar menemukan lapisan dengan nilai tahanan

Baca »
Jasa Geolistrik Air Tanah untuk Perencanaan Titik Sumur Bor
Informasi
Jasa Geolistrik Air Tanah untuk Perencanaan Titik Sumur Bor

Lahan yang luas belum tentu memiliki potensi air tanah yang sama di setiap bagiannya. Bahkan, lapisan bawah permukaan yang tampak menjanjikan dari hasil pengukuran belum tentu menjadi akuifer produktif. USGS menjelaskan bahwa porositas, kandungan lempung, dan salinitas air di dalam pori batuan memengaruhi respons resistivitas. Artinya, mencari sumber air membutuhkan

Baca »
Jasa Geolistrik Bandung: Survei untuk Rumah, Usaha, dan Industri
Informasi
Jasa Geolistrik Bandung: Survei untuk Rumah, Usaha, dan Industri

Badan Geologi memasukkan Cekungan Air Tanah Bandung-Soreang dalam wilayah yang mengalami kerusakan kondisi air tanah. Fakta ini menjadi pengingat bahwa perencanaan sumber air tidak cukup mengandalkan perkiraan atau mengikuti kedalaman sumur di lahan sebelah. Anda perlu memahami kondisi bawah permukaan sejak awal. Bagi pemilik rumah, pengelola usaha, maupun perusahaan industri,

Baca »
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data
Informasi
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data

Permukaan jalan yang tampak mulus belum tentu mencerminkan kondisi struktur di bawahnya. Ketebalan perkerasan dapat berubah sepanjang ruas, sementara rongga, rembesan air, atau utilitas tersembunyi belum tentu meninggalkan tanda yang jelas di permukaan. Federal Highway Administration menjelaskan bahwa ground penetrating radar dapat mengevaluasi anomali bawah perkerasan, termasuk indikasi rongga pada

Baca »