Blogs

Kapasitansi dan Fungsinya Untuk Deteksi Utilitas Bawah Tanah

Kapasitansi Untuk Deteksi Utilitas Bawah Tanah

Daftar isi

Apa Itu Kapasitansi?

Kapasitansi kapasitor atau kapasitansi adalah kemampuan sebuah benda untuk menyimpan atau menahan energi. Nah, bentuk energi yang disimpan adalah arus listrik.

Untuk menyimpan arus listrik tersebut, diperlukanlah alat yang dinamakan kapasitor. Satuan dari kapasitansi kapasitor adalah Farad (F). 

Rumus Kapasitansi Kapasitor

Sama seperti satuan lainnya, cara menghitung kapasitansi kapasitor juga memerlukan rumus untuk ditemukan. Rumus kapasitansi adalah;

Nah, C adalah kapasitansi yang satuannya Farad, Q adalah muatan listrik yang diukur dengan satuan coulomb, dan V adalah voltase yang diukur dengan satuan volt. 

Cara Kerja Kapasitor Untuk Kapasitansi

Kapasitor sendiri bekerja sebagai penyimpan arus listrik. Maka, kapasitor sedikit mirip dengan baterai, hanya saja lebih sederhana. 

Berbeda dengan baterai, kapasitor hanya bisa menyimpan listrik, tetapi tidak bisa mengeluarkan elektron sendiri.

Nah, didalam sebuah kapasitor ada dua logam pipih yang dipisahkan oleh sebuah non-konduktor atau dielektrik seperti keramik, mika, porselen, dan sebagainya.

Lalu, kedua logam pipih tersebut menyimpan energi yang sama. Jadi, jika logam positif menyimpan sebuah energi, maka logam negatif akan membuang jumlah energi yang sama.

Kapasitor sendiri dapat digunakan untuk;

  • Radio
  • Jam
  • X-ray
  • MRI
  • Mobil listrik
  • Deteksi utilitas bawah tanah

Fungsi Efek Kapasitansi Untuk Deteksi Utilitas Bawah Tanah

Pada artikel-artikel sebelumnya, sudah dibahas, nih kalau utilitas bawah tanah seperti kabel dan pipa haruslah dideteksi untuk menghindari kecelakaan dan kerusakan.

Baca Juga ini:  Metode HVSR Untuk Pencegahan Gempa

Lalu, apa peran kapasitansi untuk mendeteksi pipa dan kabel bawah tanah?

Jika Anda menggunakan alat deteksi seperti Radiodetection RD8200, maka Anda tahu bahwa alat-alat deteksi kabel dan pipa memancarkan arus listrik ke dalam tanah dengan sebuah transmitter.

Maka, perlu ada konduktor yang menerima sinyal tersebut dan memantulkan kembali sinyalnya ke transmitter.

Jadi, sebuah kapasitor memerlukan dua konduktor. Tetapi, untuk mendeteksi kabel atau pipa, konduktor yang jelas hanyalah satu, yaitu kabel atau pipa. Nah, konduktor satunya lagi adalah tanah itu sendiri.

Nah, efek kapasitansi pada utilitas bawah tanah membuat sinyal dihantarkan dari konduktor ke tanah disekitarnya. Lalu, sinyal tersebut dipantulkan kembali ke transmitter.

Dengan begitu, alat deteksi bisa tahu pasti dimana letak sebuah kabel atau pipa.

Tetapi, konduktivitas tanah juga mempengaruhi proses deteksi karena jenis-jenis tanah memiliki konduktivitas yang berbeda-beda. Misalnya, tanah yang basah lebih konduktif dibandingkan tanah yang berpasir.

Kesimpulan

Kapasitansi adalah kemampuan sesuatu untuk menyimpan arus listrik dan arus tersebut disimpan kedalam sebuah kapasitor. Seperti satuan lainnya, kapasitansi diukur dengan satuan Farad (F) dan dihitung dengan rumus dibawah.

Nah, kapasitor sendiri bekerja dengan dua logam pipih yang dipisah oleh sebuah dielektrik. Arus listrik yang terjadi antara dua logam tersebut adalah energi yang disimpan.

Fungsi efek kapasitansi sendiri sangat penting untuk deteksi utilitas bawah tanah karena dengan kapasitansi, transmitter bisa mengirimkan sinyal ke dalam tanah dan menerima sinyal pantulan untuk mengetahui letak pasti sebuah kabel atau pipa.

Baca Juga ini:  Mengenal alat Total station, fungsi, dan cara penggunaannya

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Radiodetection dan efek kapasitansi, silahkan hubungi Antesena Geosurvey, perusahaan geosurvey dan distributor resmi Radiodetection di Indonesia.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Jasa Sewa TDR: Kisaran Biaya dan Prosedur Penyewaan
Informasi
Jasa Sewa TDR: Kisaran Biaya dan Prosedur Penyewaan

Gangguan pada jaringan kabel bawah tanah sering kali baru diketahui setelah layanan terhenti dan pelanggan mengeluh. Padahal, menurut berbagai laporan industri kelistrikan dan telekomunikasi, sebagian besar downtime jaringan disebabkan oleh titik gangguan yang sebenarnya bisa dideteksi lebih awal jika teknisi memiliki alat ukur yang tepat. Salah satu alat yang paling

Baca »
Sewa Cable Fault Locator: Biaya Sewa dan Cara Pemesanan
Informasi
Sewa Cable Fault Locator: Biaya Sewa dan Cara Pemesanan

Gangguan pada jaringan kabel bawah tanah sering kali baru diketahui setelah listrik padam total atau produksi pabrik terhenti mendadak. Di sinilah cable fault locator berperan penting. Alat ini mampu memangkas waktu pencarian titik gangguan kabel dari yang tadinya bisa berhari-hari dengan cara manual, menjadi hitungan jam saja. Bagi teknisi listrik,

Baca »
Jasa Survey GPR Terpercaya untuk Proyek Konstruksi
Informasi
Jasa Survey GPR Terpercaya untuk Proyek Konstruksi

Satu titik buta di bawah permukaan tanah bisa menghentikan proyek konstruksi bernilai miliaran rupiah dalam hitungan jam. Pipa gas yang tergores alat berat, kabel listrik bawah tanah yang terputus, atau rongga tanah yang baru terlihat setelah pondasi retak, semua itu adalah skenario nyata yang terjadi ketika kondisi bawah permukaan tidak

Baca »
Kapan Harus Menggunakan TDR untuk Deteksi Gangguan Kabel?
Informasi
Kapan Harus Menggunakan TDR untuk Deteksi Gangguan Kabel?

Bayangkan sebuah gedung bertingkat tiba-tiba kehilangan koneksi internet di lantai lima, padahal tidak ada aktivitas renovasi apa pun di area tersebut. Tim teknisi sudah mengecek switch, router, bahkan mengganti seluruh perangkat aktif, namun jaringan tetap mati. Setelah dua hari mencari, ternyata sumber masalahnya sederhana yaitu kabel yang tergigit tikus di

Baca »
Cara Memilih Jasa Survey GPR yang Tepat dan Terpercaya
Informasi
Cara Memilih Jasa Survey GPR yang Tepat dan Terpercaya

Setiap tahun, tidak sedikit proyek konstruksi di Indonesia mengalami keterlambatan dan pembengkakan biaya karena satu masalah yang sebenarnya bisa dicegah, yaitu tabrakan dengan objek bawah permukaan yang tidak terdeteksi sejak awal. Pipa gas, kabel listrik bertegangan tinggi, hingga struktur beton lama kerap baru diketahui keberadaannya setelah alat berat sudah bergerak

Baca »
GPR vs Geolistrik: Perbandingan Metode Survey Bawah Tanah
Informasi
GPR vs Geolistrik: Perbandingan Metode Survey Bawah Tanah

Setiap tahun, proyek konstruksi di Indonesia mengalami kerugian besar akibat objek bawah tanah yang tidak terdeteksi sejak awal. Pipa gas tertabrak alat berat, kabel bawah tanah putus saat penggalian, hingga fondasi bangunan retak karena rongga tanah yang tidak diketahui — semuanya bermuara pada satu masalah yang sama. Penyebabnya, tim proyek

Baca »