Blogs

Pentingnya Daktilitas Untuk Struktur Tahan Gempa

Pentingnya Daktilitas Untuk Struktur Tahan Gempa

Daftar isi

Apa Itu Daktilitas?

Daktilitas adalah kemampuan sebuah struktur, terutama bangunan, untuk tetap berdiri meskipun terjadi guncangan besar karena gempa bumi. Sebagai kata sifat, daktilitas juga sering disebut sifat daktail, terutama pada beton atau baja.

Mengapa Harus Ada Daktilitas/Perilaku Daktail?

Untuk membuat rumah yang ‘tahan banting’, tentu saja para kontraktor dan perancang akan membuat rumah yang sekokoh dan sekaku mungkin, bukan?

Memang, dengan bahan yang tepat, rumah akan menjadi kokoh dan solid. Tetapi, faktor daktail terkadang terlupakan. Padahal, daktilitas sebuah bangunan sangatlah penting.

Daktilitas bangunan diperlukan karena pada saat terjadinya gempa atau situasi dimana bangunan harus menopang berat yang lebih besar dari biasanya, bangunan tersebut harus bisa dideformasi.

Deformasi yang terjadi ini membantu bangunan untuk berubah bentuk untuk menopang beban, tetapi tidak menghancurkan struktur dari bangunan tersebut. Maka, rumah-rumah tanah gempa memiliki daktilitas beton atau baja yang memadai.

Cara Kerja Struktur Tahan Gempa Saat Terjadinya Gempa

Semua struktur tahan gempa memiliki daktilitas atau sifat daktail yang tinggi.

Maka, bangunan tahan gempa memiliki kemampuan untuk memutarbalikkan dan menghamburkan energi yang datang dari gelombang seismik sehingga sebuah struktur hanya berubah bentuk tetapi tidak hancur.

Bangunan-bangunan ini biasanya mengandung beton atau baja yang bersifat plastis dan elastis. Pada awalnya daktilitas bukanlah salah satu faktor yang dipertimbangkan saat membangun bangunan.

Baca Juga ini:  MULTICHANEL ANALYSISSURFACE WAVE (MASW)

Namun, setelah upaya pencegahan gempa mulai digiatkan, daktilitas adalah salah satu faktor terpenting untuk mencegah adanya korban jiwa dan kerugian materil.

Bahan Bangunan Apa yang Memiliki Daktilitas Tinggi?

Bahan bangunan seperti baja dan beton yang dijadikan penguat adalah bahan yang paling tinggi daktilitasnya. Jadi, dengan adanya baja atau beton, sebuah bangunan bisa menahan tegangan dan juga tekanan karena sifat mereka yang lebih elastis.

Sebaliknya, batu bata dan semen adalah bahan bangunan yang paling lemah daktilitasnya karena sifat mereka yang kaku. 

Mereka menjadi kokoh ketika ada tekanan. Jika batu bata atau semen mengalami guncangan, tekanan tersebut akan hilang dan bangunan akan mengalami keretakan, bahkan kehancuran.

Kesimpulan

Daktilitas adalah kemampuan sebuah struktur untuk tetap berdiri saat terjadinya gempa bumi. Dengan bahan bangunan yang bersifat daktail, sebuah bangunan akan berubah bentuk saat terjadi guncangan, tetapi tidak hancur.

Sifat daktail sudah menjadi pertimbangan untuk kontraktor dan perancang untuk mencegah kerusakan pada bangunan, mengurangi korban jiwa, dan memotong kerugian materil. 

Bahan-bahan yang memiliki daktilitas tinggi adalah baja dan beton, sedangkan bahan bangunan seperti bata dan semen memiliki daktilitas yang rendah.

Nah, bahan apa saja yang bersifat daktail? Hubungi Antesena Geosurvey, ahli untuk mengetahui lebih lanjut!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar
Informasi
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar

Sebelum melakukan coring, pengeboran, atau pemotongan beton, penting untuk mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Tulangan, kabel pascatarik, dan pipa conduit yang luput dari pemetaan dapat menghambat pekerjaan, merusak elemen struktur, bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, jasa scanning beton dengan GPR membantu memetakan objek dan anomali di dalam

Baca »
Jasa Survey Georadar Surabaya: Layanan Cepat dan Bergaransi
Informasi
Jasa Survey Georadar Surabaya: Layanan Cepat dan Bergaransi

Sebelum menggali tanah untuk memasang utilitas atau memulai pekerjaan fondasi, Anda perlu tahu satu hal penting: apa yang tersembunyi di bawah permukaan? Pipa, kabel, rongga, atau struktur lama yang tidak terpetakan bisa menghambat pekerjaan dan meningkatkan risiko kerusakan. Survei georadar membantu memetakan indikasi objek bawah tanah tanpa penggalian, sehingga tim

Baca »
Jasa Deteksi Utilitas Bawah Tanah: Metode, Output, dan Biaya
Informasi
Jasa Deteksi Utilitas Bawah Tanah: Metode, Output, dan Biaya

Satu jalur kabel atau pipa yang luput dari gambar kerja dapat mengganggu jadwal proyek, merusak aset, bahkan membahayakan pekerja. Masalahnya, utilitas yang sudah tertanam tidak selalu terlihat di permukaan. Arsip lokasi lama juga bisa tidak lengkap atau sudah berubah. Karena itu, jasa deteksi utilitas bawah tanah membantu tim proyek memetakan

Baca »
Persiapan Survey GPR: 8 Hal Wajib Sebelum Tim Turun Lapangan
Informasi
Persiapan Survey GPR: 8 Hal Wajib Sebelum Tim Turun Lapangan

Pipa, kabel listrik, rongga, atau elemen struktur yang tersembunyi bisa memengaruhi rencana pengeboran dan pekerjaan konstruksi. Ground Penetrating Radar (GPR) membantu memetakan indikasi objek bawah permukaan tanpa penggalian. Namun, kondisi lokasi dan kualitas data yang surveyor kumpulkan tetap memengaruhi hasilnya. Karena itu, persiapan survey GPR yang matang membantu tim bekerja

Baca »
5 Alat Pendeteksi Kabel Putus Bawah Tanah dan Cara Memilihnya
Informasi
5 Alat Pendeteksi Kabel Putus Bawah Tanah dan Cara Memilihnya

Kabel bawah tanah yang putus atau mengalami gangguan bisa menghambat operasi fasilitas, mengganggu layanan, dan membuat pekerjaan perbaikan lebih rumit. Karena kabel tertanam, tim tidak bisa melihat lokasi kerusakan secara langsung. Teknisi biasanya menggabungkan pengujian listrik, pelacakan jalur, dan metode pencarian titik gangguan untuk mempersempit area sebelum penggalian. Memilih alat

Baca »
Survey GPR Sebelum Pengeboran: Cegah Pipa dan Kabel Terputus
Informasi
Survey GPR Sebelum Pengeboran: Cegah Pipa dan Kabel Terputus

Pengeboran bisa berjalan sesuai rencana di permukaan, tetapi kondisi bawah tanah sering menyimpan kejutan: kabel listrik, pipa air, conduit, atau utilitas lain yang gambar kerja tidak mencatat. Jika mata bor mengenai salah satunya, dampaknya dapat merembet menjadi gangguan layanan, bahaya keselamatan, perbaikan tambahan, hingga keterlambatan proyek. Karena itu, jadikan survey

Baca »