Blogs

Pentingnya GPR Untuk Mengelola Selokan dan Menjaga Kualitas Kabel

Ground penetrating radar LMX

Daftar isi

Di beberapa artikel sebelumnya sudah sering ditekankan bukan, seberapa pentingnya deteksi utilitas bawah tanah? Iya, mendeteksi utilitas bawah tanah sangatlah penting, terutama sebelum proyek besar. Bahkan, untuk membersihkan selokan, perlu juga, lho, deteksi utilitas bawah tanah!

Tujuannya adalah menghindari terjadinya kecelakaan yang mengancam jiwa, seperti putusnya kabel listrik (yang bisa menyetrum) atau bocornya pipa gas. Nah, kecelakaan-kecelakaan seperti ini bisa membuat Anda rugi besar dan juga mencemarkan reputasi perusahaan.

Juga, dengan deteksi utilitas bawah tanah, pengerjaan juga akan menjadi lebih mudah dan leluasa, seperti membersihkan selokan mampet tanpa risiko terjadinya kerusakan kabel bawah tanah (kabel pln) yang dapat berakibat fatal.

Maka, perlu dilakukan deteksi utilitas bawah tanah, baik yang terbuat dari logam maupun bahan lainnya seperti, 

  • Plastik
  • PVC
  • Bata

Nah, tapi tidak semua alat bisa mendeteksi utilitas bawah tanah yang bukan logam.

Mengapa Utilitas Bawah Tanah Selain Besi Susah Dideteksi?

Utilitas bawah tanah, sesuai dengan namanya, tidak bisa dideteksi dengan mata telanjang. Maka, perlu bantuan dari alat-alat khusus untuk mendeteksinya. 

Tetapi, kebanyakan alat-alat ini menggunakan metode radar. Nah, bahan-bahan yang tidak konduktif tidak bisa memancarkan kembali sinyal radar tersebut. Misalnya, saat membersihkan selokan, pastinya ada bukan, pipa-pipa yang terbuat dari plastik?

Maka, lebih sulit untuk mendeteksi utilitas bawah tanah yang bukan berbahan besi. Namun, bukannya tidak mungkin juga.

Baca Juga ini:  Mengenal Cara Kerja Geolistrik dan Manfaatnya

Bagaimana Caranya Mencari Utilitas Bawah Tanah Non-Besi?

Untuk itu, Anda bisa mencoba ekskavasi. Tetapi, ekskavasi mempunyai risiko sendiri, seperti rusaknya lapisan tanah (yang mempengaruhi kesuburan) sampai rusaknya kabel atau pipa secara tidak sengaja.

Terlebih lagi, ekskavasi memakan banyak waktu dan menggunakan banyak tenaga kerja. Maka, ekskavasi bukanlah cara yang paling efektif. Untuk cara yang mudah dan cepat, Anda bisa menggunakan radar (GPR) yang khusus dirancang untuk mendeteksi utilitas non-besi.

Alat tersebut adalah Radiodetection LMX200 GPR, tipe radar yang dapat mendeteksi utlitas bawah tanah seperti;

  • Besi
  • Plastik
  • PVC
  • Bata
  • Semen abses
  • Selokan 
  • Tanki penyimpanan 
  • Drainase
  • Septic tank
  • Pondasi

Nah, dengan alat seperti LMX200 ini, Anda bisa mendeteksi utilitas bawah tanah dengan cepat dan akurat. Alat ini juga membantu penandaan utilitas untuk mempermudah Anda membuat perencanaan untuk proyek-proyek selanjutnya.

Juga, alat ini mempermudah pemrosesan data. Dilengkapi dengan Wi-Fi, Anda bisa mengirimkan laporan dengan cepat seperti mengirim pesan singkat, lengkap dengan komentar dan penanda. 

Terlebih lagi, desain LMX200 sangat ergonomis sehingga mudah digunakan tanpa pelatihan yang repot. 

Bagaimana, mudah bukan? Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai GPR, Anda juga bisa menghubungi Antesena Geosurvey, distributor Radiodetection GPR resmi di Indonesia.

Industri Apa Saja yang Menggunakan GPR LMX200?

Ada banyak industri yang diuntungkan oleh penggunaan GPR ini. Salah satunya adalah pengelola kebersihan selokan. Selokan besar, seperti selokan yang sering kita lihat di jalan, terdiri dari banyak jaringan pipa.

Baca Juga ini:  Jenis-Jenis Metode Konfigurasi Geolistrik 

Nah, untuk melihat dibagian mana saja yang terjadi kerusakan, perlu ada GPR. Jika tidak, bisa saja pipa tersebut rusak atau tertutup kotoran yang akhirnya menjadi selokan mampet.

Maka, GPR, seperti LMX200, diperlukan untuk melakukan pemetaan berkala dan menjaga kualitas pipa.

Begitu juga untuk kabel listrik. Perusahaan listrik pasti memiliki kabel bawah tanah, seperti kabel bawah tanah PLN yang menghubungkan sumber listrik ke pemukiman. Dengan GPR, mereka bisa mendeteksi kabel mana yang mulai mengalami kemunduran dan harus diganti segera.

Kesimpulan

Kesimpulannya, GPR sangat penting untuk kelancaran sebuah proyek. Bukan hanya untuk keselamatan saja, tetapi juga untuk menghemat biaya dan waktu yang biasanya habis terbuang karena kesalahan yang bisa dihindari. 

GPR juga bisa digunakan untuk utilitas bawah tanah non-besi sehingga dapat digunakan di berbagai industri seperti drainase, air, listrik, dan sistem pembuangan.

Silakan hubungi kami:

Ruko Commpark, Jl. Raya Kota Wisata, Limus Nunggal, Bogor, Jawa Barat 16820

marketing@antesena-geosurvey.com

  •  

0878-3155-1499

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
jasa structural health monitoring
Informasi
Jasa Structural Health Monitoring: Layanan dan Estimasi Biaya

Setiap tahun, sejumlah kasus keruntuhan gedung dan jembatan di Indonesia terus terjadi, dan mayoritas penyebabnya bukan bencana alam, melainkan kelalaian dalam memantau kondisi struktur secara berkala. Retak kecil pada balok beton atau pergeseran pondasi yang tidak terdeteksi sejak awal bisa berkembang menjadi kegagalan struktural yang membahayakan nyawa dan menimbulkan kerugian

Baca »
jual inclinometer
Informasi
Jual Inclinometer: Pilihan Tipe Terbaik dan Kisaran Harga 2026

Pergerakan tanah sering kali tidak terlihat oleh mata, tapi dampaknya bisa fatal bagi proyek konstruksi, tambang, maupun infrastruktur besar. Keruntuhan lereng, retak struktur, dan pergeseran fondasi sering menimbulkan kerugian besar. Inclinometer membantu engineer mengenali pergerakan sejak tahap awal. Karena itu, Anda perlu memilih penyedia jual inclinometer yang memahami kebutuhan proyek.

Baca »
jual cable fault locator
Informasi
Jual Cable Fault Locator: Tipe Terbaik dan Estimasi Harga 2026

Gangguan kabel bawah tanah dapat menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah dalam satu insiden. Perusahaan telekomunikasi dan kelistrikan menghadapi risiko lebih besar karena mengelola jaringan berskala luas. Karena itu, perusahaan perlu memilih penyedia jual cable fault locator yang menawarkan alat sesuai kebutuhan jaringan. Waktu pemadaman yang berkepanjangan, biaya penggalian yang membengkak

Baca »
sistem structural health monitoring jembatan
Informasi
Sistem Structural Health Monitoring Jembatan dan Cara Kerjanya

Setiap hari, ribuan kendaraan melintasi jembatan. Pengguna jalan jarang mengetahui kondisi struktur di bawah roda mereka. Retak beton, korosi tulangan, dan penurunan pondasi berkembang secara perlahan. Inspeksi visual sering menemukan kerusakan setelah kondisinya memburuk. Karena itu, pengelola aset memerlukan sistem structural health monitoring jembatan. Pendekatan ini memakai sensor dan data

Baca »
TDR untuk monitoring pergerakan tanah
Informasi
TDR untuk Monitoring Pergerakan Tanah: Kelebihan dan Risikonya

Longsor biasanya menunjukkan perubahan sebelum keruntuhan. Tim proyek sering melewatkan tanda tersebut karena sistem pemantauan kurang peka. TDR untuk monitoring pergerakan tanah membantu engineer mendeteksi perubahan di bawah permukaan lebih awal. Sistem ini menawarkan pembacaan cepat dan mendukung pemantauan jarak jauh. Engineer geoteknik sering membandingkan TDR dengan inklinometer manual. Kedua

Baca »
Informasi
Cara Mendeteksi Gangguan Kabel Bawah Tanah Secara Akurat

Gangguan kabel bawah tanah sering menjadi penyebab terhentinya operasional, tertundanya pekerjaan konstruksi, dan meningkatnya risiko saat penggalian. Masalahnya, kabel berada di bawah tanah sehingga titik kerusakan tidak dapat diketahui hanya melalui pemeriksaan visual. Kesalahan dalam menentukan lokasi gangguan dapat membuat tim membongkar area yang terlalu luas. Selain menghabiskan waktu dan

Baca »