Blogs

Jenis-Jenis Metode Konfigurasi Geolistrik 

Daftar isi

Ilmu geofisika memiliki berbagai metode yang dapat digunakan untuk mengetahui struktur serta kandungan yang ada di dalam bumi. Salah satunya adalah metode konfigurasi geolistrik. Metode geolistrik adalah suatu metode yang memanfaatkan sifat-sifat kelistrikan untuk mengintrepretasi karakteristik suatu batuan serta struktur di bawah permukaan bumi. Sumber-sumber listrik tersebut ada yang berasal dari alam atau kita yang menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah. 

Metode geolistrik resistivitas adalah metode geolistrik aktif dimana kita menginjeksikan arus listrik ke dalam tanah lalu distribusi potensial  listriknya diukur dengan menggunakan elektroda potensial. Ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang nilai resistivitas formasi batuan yang ada di dalam tanah. 

Metode jasa geolistrik ini sangat sering digunakan dalam eksplorasi air tanah karena sifat air yang sensitive terhadap listrik. Selain itu, metode ini juga dapat dimanfaatkan dalam eksplorasi bijih besi untuk menentukan persebaran  bijih besi di bawah permukaan tanah. 

Konfigurasi Metode Geolistrik 

Pengukuran geolistrik berhubungan dengan geometri susunan elektroda arus dan potensial yang digunakan ketika akuisisi. Metode geolistrik terdiri dari beberapa konfigurasi misalnya yang ke 4 buah elektrodanya terletak dalam satu garis lurus. Setiap konfigurasi memiliki metode perhitungan tersendiri untuk mengetahui nilai ketebalan serta tahanan jenis batuan yang ada di bawah permukaan. 

Beberapa jenis konfigurasi yang biasa digunakan dalam pengukuran geolistrik yaitu konfigurasi Schlumberger, konfigurasi Wenner, konfigurasi Dipole-Dipole dan variasinya. 

  1. Konfigurasi Wenner 
Baca Juga ini:  Wajib tahu! Apa Itu GNSS dan Fungsi GNSS Terbaru 2024

Pengukuran ini dilakukan dengan cara meletakkan titik-titik elektroda dengan beda jarak antara satu sama lain. Elektroda yang bersebelahan akan memiliki jarak yang sama. Konfigurasi ini memiliki kelebihan dalam ketelitian pembacaan karena punya nilai eksentrisitas yang tak terlalu besar atau  bernilai sebesar 1/3. 

Metode ini juga menjadi salah satu metode dengan sinyal yang bagus. Kelemahan dari metode ini yaitu tidak dapat mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang dapat berpengaruh terhadap hasil perhitungan. Selain itu, metode ini juga membutuhkan biaya yang lebih mahal kalau dibandingkan dengan konfigurasi yang lain karena kabel harus diganti dengan yang lebih panjang setiap berpindah. 

Manfaat Konfigurasi Geolistrik Dipole-Dipole 

No Manfaat Pengukuran Geolistrik 
1Geologi teknik untuk mengetahui tebal lapisan lapuk, jenis batuan, struktur geologi serta porositas dan permeabilitas batuan 
2Pertambangan untuk mengetahui persebaran mineral di dalam lapisan tanah 
3Minyak untuk mengetahui ketebalan lapisan lapuk dalam penentuan pemasangan bor, struktur lapisan serta jenis batuan 
4Arkeologi untuk mengetahui berbagai situs peninggalan sejarah yang terpendam dalam tanah
5Geologi regional suatu wilayah baik struktur geologi ataupun stratigrafinya 
6Hidrologi untuk mencari akuifer atau sumber air tanah atau mengetahu intrusi air laut 
  1. Konfigurasi Schlumberger 

Pengukuran ini dilakukan dengan cara yang sama seperti Wenner. Namun jarak elektroda arus bisa diubah tidak sama dengan jarak elektroda potensial. Nilai eksentrisitas dari konfigurasi Schlumberger bisa berkisar antara 1/3 atau 1/5. Jika elektroda arus yang dipindah sudah melewati batas eksentrisitas, maka harus dilakukan shifting pada elektroda potensial supaya nilai yang didapatkan masih dapat terbaca.

Baca Juga ini:  Inilah Beberapa Peralatan Survey untuk Pemetaan dan Lapangan

Konfigurasi Sclumberger biasanya digunakan untuk sounding yaitu pengambilan data yang difokuskan secara vertical. Kelebihan dari konfigurasi ini adalah bisa mendeteksi adanya non homogenitas lapisan batuan pada permukaan dengan membandingkan nilai resisvitas semu saat shfting. Sedangkan kelemahannya yaitu pembacaan pada elektroda kecil ketika berada sangat jauh, hampir melewati batas eksentrisitasnya. 

  1. Konfigurasi Dipole-Dipole 

Pengukuran geolistrik ini dilakukan dengan cara yang sangat berbeda dengan konfigurasi yang ada di atas. Elektroda potensial diletakkan secara berjauhan dengan jarak dari elektroda arus. Kelebihan dari konfigurasi ini adalah biaya yang dikeluarkan tidak mahal kalau dibandingkan dengan wenner dan schlumberger. 

Konfigurasi ini juga bisa digunakan untuk mapping yaitu pengukuran yang memfokuskan hasil dengan lateral. Untuk kekurangannya adalah konfigurasi ini memiliki kualitas sinyal yang jelek kalau dibandingkan dengan wenner dan schlumberger. Selain dipole-dipole kita bisa melakukan pengurangan elektroda sehingga konfigurasi tersebut menjadi pole-dipole atau pole-pole. 

FAQ 

Apa yang dimaksud dengan metode geolistrik?

-Geolistrik merupakan salah satu metoda geofisika untuk mengetahui perubahan tahanan jenis lapisan batuan di bawah permukaan tanah dengan cara mengalirkan arus listrik DC (‘Direct Current’) yang mempunyai tegangan tinggi ke dalam tanah.

Langkah kerja geolistrik?

-Prinsip kerja metode geolistrik adalah dengan menginjeksikan arus listrik DC dari elektroda arus kemudian mengamati hasil pengukuran melalui elektroda potensial. Metode geolistrik adalah metode yang sangat ramah lingkungan dan relatif murah karena tidak menggunakan bahan-bahan peledak.

Baca Juga ini:  Stabilisasi Lereng dan Metodenya
Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data
Informasi
Ground Penetrating Radar untuk Survei Jalan: Aplikasi dan Output Data

Permukaan jalan yang terlihat mulus belum tentu mencerminkan kondisi struktur di bawahnya. Ketebalan perkerasan dapat berubah sepanjang ruas, sementara rongga, rembesan air, atau utilitas tersembunyi belum tentu meninggalkan tanda yang jelas di permukaan. Federal Highway Administration menjelaskan bahwa ground penetrating radar dapat mengevaluasi anomali bawah perkerasan, termasuk indikasi rongga pada

Baca »
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung
Informasi
GPR Adalah Radar Bawah Tanah: Kenali Kendala pada Tanah Lempung

Permukaan tanah yang terlihat kosong belum tentu bebas dari pipa, kabel, atau rongga. Tantangannya, kemampuan alat untuk mendeteksi objek tersebut sangat bergantung pada kondisi tanah. Referensi teknis U.S. Environmental Protection Agency menunjukkan bahwa penetrasi radar dapat berkisar dari kurang dari satu meter pada lempung konduktif hingga puluhan meter pada material

Baca »
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan
Informasi
TDR Adalah Alat Uji Kabel: Kenali Grafik Open, Short, dan Sambungan

Kabel bermasalah tidak selalu menunjukkan kerusakan dari luar. Konduktor dapat terputus di dalam isolasi, sambungan dapat berubah karakteristiknya, atau hubungan singkat dapat muncul pada bagian yang sulit dijangkau. Membongkar seluruh jalur tentu bukan langkah awal yang efisien. Menariknya, teknisi dapat memeriksa kondisi kabel dengan membaca pantulan sinyal listrik. Pantulan dari

Baca »
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel
Informasi
TDR (Time Domain Reflectometer): Panduan Kalibrasi Velocity Factor Kabel

Layar sudah menampilkan lokasi gangguan kabel, tetapi titik pemeriksaan ternyata tidak sesuai. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari pengaturan velocity factor yang kurang tepat. Megger, produsen instrumen pengujian listrik, menyebut kesalahan pengaturan ini sebagai salah satu penyebab hasil jarak gangguan yang tidak akurat. Hal tersebut terjadi karena TDR (Time Domain

Baca »
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya
Informasi
Cable Fault Locator untuk Kabel Tegangan Menengah: Aplikasi dan Batasannya

Kabel yang mengalami gangguan tidak selalu rusak tepat di bawah lokasi bekas galian atau sambungan terdekat. Pada jaringan bawah tanah, titik kerusakan bisa berada jauh dari indikasi awal. Bahkan, hasil pengukuran jarak yang sudah cukup baik masih membutuhkan konfirmasi di lapangan sebelum tim menggali. Panduan teknis Megger menjelaskan bahwa pralokasi

Baca »
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar
Informasi
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar

Sebelum melakukan coring, pengeboran, atau pemotongan beton, penting untuk mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Tulangan, kabel pascatarik, dan pipa conduit yang luput dari pemetaan dapat menghambat pekerjaan, merusak elemen struktur, bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, jasa scanning beton dengan GPR membantu memetakan objek dan anomali di dalam

Baca »