Blogs

Wajib tahu! Apa Itu GNSS dan Fungsi GNSS Terbaru 2024

Apa Itu GNSS dan Fungsinya?

Daftar isi

Apa itu GNSS?

GNSS itu singkatan dari Global Navigation Satelite System. GNSS sendiri terdiri dari sebuah konstelasi atau kumpulan satelit yang mengorbit di luar angkasa dan memancarkan sinyal yang diterima receiver di bumi.

Performa GNSS sendiri diukur dengan 4 kriteria, yaitu;

  • Keakuratan/Accuracy → Keakuratan jarak, waktu, dan letak dari receiver
  • Integritas/Integrity → Kemampuan GNSS untuk memberikan peringatan jika terjadi anomali
  • Keberlanjutan/Continuity → Kemampuan sistem untuk berjalan tanpa kendala
  • Ketersediaan/Availability → Kemampuan sinyal untuk memenuhi semua kriteria diatas dengan persentase waktu singkat

Fungsi GNSS

GNSS berfungsi sebagai satelit pemancar sinyal. Sinyal-sinyal inilah yang menunjukkan dimana letak kita secara akurat. Tanpa letak yang jelas, banyak hal yang tidak bisa kita lakukan, seperti mengarahkan jalur penerbangan atau memberi pertolongan pertama.

Jadi, GNSS berguna untuk industri-industri seperti;

  • Telekomunikasi
  • Transportasi (pesawat, kereta, dan kapal)
  • Kesehatan dan pertolongan pertama
  • Kepolisian
  • Survey tanah
  • Google Maps/Peta

Data yang dihasilkan oleh GNSS ini nantinya dijadikan data untuk mencari lokasi. Lokasi yang bisa dicari itu seperti lokasi utilitas bawah tanah, lokasi pasien yang memerlukan pertolongan, lokasi pengguna media sosial, dan masih banyak lagi.

Nah, penting bukan, GNSS bagi kehidupan sehari-hari kita?

Fungsi GNSS Untuk Proyek Pembangunan dan Utilitas

Kita sudah tahu, nih fungsi GNSS secara umumnya, yaitu mencari lokasi. Tetapi, apa itu GNSS dan fungsinya untuk perusahaan konstruksi dan utilitas?

Baca Juga ini:  Apa Itu Vs30, Kegunaannya, dan Cara Penggunaannya?

Adanya GNSS ini sangatlah penting untuk mendeteksi ada atau tidaknya utilitas bawah tanah yang tidak terlihat dan bisa menunda penyelesaian proyek. 

Misalnya, ada pembangunan konstruksi atau pemasangan pipa air. GNSS itu krusial untuk mengetahui apakah ada kabel, pipa, atau utilitas bawah tanah lainnya yang tersembunyi di bawah tanah.

Jika utilitas-utilitas tersebut rusak, bisa terjadi kerugian besar untuk perusahaan, terutama jika ada korban jiwa dan ganti rugi. Maka, perlu adanya pencegahan terjadinya kerusakan utilitas bawah tanah.

Nah, untuk mencegah kerusakan ini, perlu ada alat khusus seperti untuk mendeteksi utilitas bawah tanah dan memetakan koordinat akurat utilitas tersebut. 

Alat-alat seperti Radiodetection RD7100, RD7200, RD8100, dan RD8200 dilengkapi dengan sistem GNSS, jadi pemetaan utilitas sangat akurat. 

Bahkan, alat-alat cable dan pipe locator ini bisa mengukur sampai ke cm-cm nya, lho! Jadi, kecil kemungkinan kalau pemetaan tersebut meleset.

Juga, GNSS penting untuk jasa GNSS geodetik yang membantu konstruksi pondasi bangunan yang belum memilikias built drawing. Terlebih lagi, survey GNSS bisa membantu petugas untuk melakukan benchmark sebelum memulai proyek.

Jadi, tahu, kan, pentingnya GNSS untuk perusahaan konstruksi?

Fungsi GNSS Untuk Pertambangan

Untuk pertambangan, GNSS memproduksi citra satelit yang resolusinya tinggi. Maka, terlihat dengan jelas dan akurat apa saja yang ada di permukaan bumi.

Terlebih lagi, GNSS bisa membantu melihat potensi sebuah tambang, lho! Juga, GNSS membantu pengamatan dari jarak jauh yang meningkatkan produktivitas. Selain itu, GNSS juga berguna untuk;

  • Memetakan denah atau site plan dari lokasi pertambangan
  • Mencatat lokasi pertambangan liar
  • Mengamati keadaan area tertentu setelah atau selama aktivitas pertambangan terbuka
  • Mengawasi kegiatan rehabilitasi tanah
Baca Juga ini:  Pengenalan Tentang Georadar

Penting bukan, GNSS untuk pertambangan? 

GNSS vs. GPS

GNSS itu kan, tujuannya untuk mencari lokasi, lalu, apa bedanya GNSS dan GPS?

Sebenarnya, GPS itu adalah bagian dari GNSS. GNSS itu terdiri dari konstelasi atau kumpulan satelit yang dioperasikan oleh beberapa negara, jadi GNSS itu internasional.

GPS sendiri adalah nama satelit yang dioperasikan oleh Amerika Serikat, singkatan dari Global Positioning System. 

Nah, dalam GNSS, ada satelit-satelit berikut;

  • GPS → Amerika Serikat
  • GLONASS → Rusia
  • Galileo → Eropa
  • BeiDou/Baidu → China

Jadi, GPS sebenarnya tidak berbeda dari GNSS, hanya bagian dari GNSS saja. Fungsi keduanya pun sama, hanya rentangnya saja yang berbeda.

Kesimpulan

GNSS itu adalah konstelasi satelit yang dioperasikan beberapa negara untuk memancarkan sinyal ke bumi. Fungsi utamanya adalah untuk menandakan dan mencari lokasi. 

Pencarian lokasi ini sangat penting karena tanpa ada lokasi akurat, sulit bagi manusia untuk menentukan jalur penerbangan, memberikan pertolongan pertama, mengatur lalu lintas, dan mengoperasikan internet dan media sosial.

GNSS juga penting untuk mendeteksi utilitas sebelum memulai proyek serta mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penundaan proyek. Maka, alat yang dilengkapi GNSS seperti Radiodetection sangat membantu pemetaan dan survey GNSS geodetik.

Perbedaan GNSS dan GPS adalah jangkauannya. GNSS bersifat internasional karena dioperasikan beberapa negara, sedangkan GPS khusus digunakan oleh Amerika Serikat. Maka, GPS adalah bagan dari GNSS.

Baca Juga ini:  Stabilisasi Lereng dan Metodenya

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang penggunaan GNSS untuk industri konstruksi dan utilitas, silahkan hubungi Antesena Geosurvey, perusahaan survey tanah dan distributor resmi Radiodetection.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Our Director
Logo Antesena Geosurvey
PT. Antesena Geosurvey Indonesia

PT. Antesena Geosurvey Indonesia merupakan spesialis penyedia solusi dan aplikasi permukaan serta bawah permukaan tanah.

Cari Info Lebih Lengkap!

Follow us on
Facebook
Pinterest
WhatsApp
LinkedIn
Twitter
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar
Informasi
Jasa Scanning Beton dengan GPR: Deteksi Tulangan Tanpa Bongkar

Sebelum melakukan coring, pengeboran, atau pemotongan beton, penting untuk mengetahui apa saja yang ada di dalamnya. Tulangan, kabel pascatarik, dan pipa conduit yang luput dari pemetaan dapat menghambat pekerjaan, merusak elemen struktur, bahkan menimbulkan risiko keselamatan. Karena itu, jasa scanning beton dengan GPR membantu memetakan objek dan anomali di dalam

Baca »
Jasa Survey Georadar Surabaya: Layanan Cepat dan Bergaransi
Informasi
Jasa Survey Georadar Surabaya: Layanan Cepat dan Bergaransi

Sebelum menggali tanah untuk memasang utilitas atau memulai pekerjaan fondasi, Anda perlu tahu satu hal penting: apa yang tersembunyi di bawah permukaan? Pipa, kabel, rongga, atau struktur lama yang tidak terpetakan bisa menghambat pekerjaan dan meningkatkan risiko kerusakan. Survei georadar membantu memetakan indikasi objek bawah tanah tanpa penggalian, sehingga tim

Baca »
Jasa Deteksi Utilitas Bawah Tanah: Metode, Output, dan Biaya
Informasi
Jasa Deteksi Utilitas Bawah Tanah: Metode, Output, dan Biaya

Satu jalur kabel atau pipa yang luput dari gambar kerja dapat mengganggu jadwal proyek, merusak aset, bahkan membahayakan pekerja. Masalahnya, utilitas yang sudah tertanam tidak selalu terlihat di permukaan. Arsip lokasi lama juga bisa tidak lengkap atau sudah berubah. Karena itu, jasa deteksi utilitas bawah tanah membantu tim proyek memetakan

Baca »
Persiapan Survey GPR: 8 Hal Wajib Sebelum Tim Turun Lapangan
Informasi
Persiapan Survey GPR: 8 Hal Wajib Sebelum Tim Turun Lapangan

Pipa, kabel listrik, rongga, atau elemen struktur yang tersembunyi bisa memengaruhi rencana pengeboran dan pekerjaan konstruksi. Ground Penetrating Radar (GPR) membantu memetakan indikasi objek bawah permukaan tanpa penggalian. Namun, kondisi lokasi dan kualitas data yang surveyor kumpulkan tetap memengaruhi hasilnya. Karena itu, persiapan survey GPR yang matang membantu tim bekerja

Baca »
5 Alat Pendeteksi Kabel Putus Bawah Tanah dan Cara Memilihnya
Informasi
5 Alat Pendeteksi Kabel Putus Bawah Tanah dan Cara Memilihnya

Kabel bawah tanah yang putus atau mengalami gangguan bisa menghambat operasi fasilitas, mengganggu layanan, dan membuat pekerjaan perbaikan lebih rumit. Karena kabel tertanam, tim tidak bisa melihat lokasi kerusakan secara langsung. Teknisi biasanya menggabungkan pengujian listrik, pelacakan jalur, dan metode pencarian titik gangguan untuk mempersempit area sebelum penggalian. Memilih alat

Baca »
Survey GPR Sebelum Pengeboran: Cegah Pipa dan Kabel Terputus
Informasi
Survey GPR Sebelum Pengeboran: Cegah Pipa dan Kabel Terputus

Pengeboran bisa berjalan sesuai rencana di permukaan, tetapi kondisi bawah tanah sering menyimpan kejutan: kabel listrik, pipa air, conduit, atau utilitas lain yang gambar kerja tidak mencatat. Jika mata bor mengenai salah satunya, dampaknya dapat merembet menjadi gangguan layanan, bahaya keselamatan, perbaikan tambahan, hingga keterlambatan proyek. Karena itu, jadikan survey

Baca »